DARAH MEMBIRU
Langit tak pernah berhenti, bumipun begitu
tapi mengapa hanya sedikit orang saja yang menyadarinya?
oh nurani....
mengapa keangkuhan menutupimu
mengapa kekejaman mendidikmu dengan caranya
oh nurani ...
apakah tak kau saksikan derita yang tak kunjung reda
apakah tak kau dengar jeritan dari ujung negri
mereka menangis, menjerit dan tak kuasa menahan pilu.
mereka terhimpit jari-jari kerakusan. mereka teinjak kaki-kaki penguasa kejam.
nurani..
mengapa kau hanya diam, mengapa kau tak dipergunakan?
rasakanlah ,, bagaimana derita mereka, ingalah apa yang terjadi padanya.
negri ini teranat subur,
tapi tangan-tangan kejam itu terlalu haus akan kekuasaan,
terlalu lapar akan harta.
wahai anak ujung negri....
biarkanlah mereka bersenang-senang
biarkanlah mereka menang dengan kekejamanya
biarkanlah mereka tertawa atas pijakanya
biarkanlah ,,,
tapi jgan terlalu lama wahai anak ujung negri
cepatlah besar dan jadi dewasa
kalahkan mereka, dan rebur kembali kemerdekaan
bebaskan dari penjajahan
hapuskan penderitaan
dan hilangkan kesusahan,
untuk itu ,,
jangan lupakan tuhanmu, jagan acuhkan penciptamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar